4 Ragam Tarian Adat Padang (Wajib Dilestarikan)

Berbicara mengenai Provinsi Sumatera Barat, tentu bukan hanya tentang masakannya yang terkenal lezat. Tetapi juga mengenai kebudayaannya yang dikenal sangat menarik. Berbagai kebudayaannya masih dapat dijaga dengan baik salah satunya yakni tarian adat padang.

Demi menjaga beragam kebudayaan tersebut, tentu sudah menjadi tanggung jawab Anda sebagai generasi penerus untuk mempertahankannya. Dengan mempelajari serta melestarikannya, itu berarti Anda sudah berperan langsung dalam mempertahankan kebudayaan bangsa.

Tari Lilin

Tari Lilin

Kebudayaan adat ini sangat menarik dimana gerakannya cukup atraktif dan seirama dengan irama musiknya. Selain itu, sang penari melakukan gerakan menari sambil membawa lilin yang masih menyala yang ditaruh di piring kecil. Hal tersebut tentu menambah keindahan tersendiri saat Anda melihatnya.

Dahulu kesenian adat ini hanya dapat digelar pada saat ada suatu acara adat tertentu saja. Namun seiring dengan berjalannya waktu, tarian ini juga dapat ditemui di berbagai acara seperti karnaval, kesenian adat, acara hiburan, dan lain-lain.

Tari Payung

Kesenian adat ini dilakukan secara berpasang-pasangan, biasanya ada 3-4 pasangan di setiap gelarannya. Kesenian adat ini bisa dibilang cukup romantis karena hampir setiap gerakannya, penari perempuan seolah-olah sedang dilindungi oleh penari laki-lakinya.

Seiring dengan berjalannya waktu, ada beberapa gerakan pada tarian ini yang sudah dimodifikasi. Namun, setiap perubahan tersebut tidak menghilangkan kesan kasih sayang yang terkandung di dalam tarian ini.

Tari Piring

Apabila dilihat sekilas, tarian adat Padang ini terlihat mirip dengan tari lilin karena menggunakan media piring saat menari. Namun sebenarnya berbeda, selain karena tari piring tidak menggunakan lilin, gerakannya pun mempunyai konsep yang berbeda. Adapun hal unik yang terkandung di tarian ini antara lain.

Gerakannya cukup atraktif bahkan sampai. mengayunkan piring yang ada di tangannya tersebut.
Tidak hanya itu, sang penari kemudian juga memutar-mutarkan piringnya. bagaimanapun semua yang dilakukan tersebut tidak membuat piring tersebut pecah.

Tarian ini tidak hanya mengenai gerakannya, namun musik pengantarnya juga unik karena masih menggunakan alat musik tradisional seperti talempong, gong, rebana, dan lain-lain. Lagu-lagu pengiringnya pun sangat menarik.

Hal yang paling menarik dari tarian ini ialah piring yang dibawa yang dari tadi dipakai oleh penari akan dijatuhkan ke lantai sampai pecah di akhir pertunjukan, kemudian mereka akan menari di atasnya.

Tari Pasembahan

Kebudayaan adat ini cukup menarik dimana sering digelar dalam rangka menerima tamu sekaligus sebagai wujud rasa hormat kepada tamu yang berdatangan. Biasanya kostum yang dipakai cenderung memakai yang warnanya masif seperti merah, hitam dan lain-lain.

Seiring perkembangan zaman, kesenian adat yang mengandalkan gerakan silat ini tidak hanya digunakan sebagai penerimaan tamu saja. Namun, kesenian ini juga sudah banyak ditampilkan di pementasan seni yang bersifat hiburan.

Tari Rantak

Tari Rantak

Tarian ini bisa dibilang berbeda dari yang lainnya. Hal tersebut terlihat dari gerakannya yang keras dan terkesan menghentak sehingga menghasilkan bunyi yang memberikan kesan tersendiri bagi penikmat tariannya. Biasanya kostum yang dipilih warna yang magis seperti merah, hitam dan lainnya.

Tarian yang memadukan gerakan pencak silat ini sebenarnya sempat menghilang karena tidak mendapatkan perhatian khusus. Namun masyarakat Minangkabau berhasil mengangkatnya lagi meskipun masih belum terlihat maksimal.

Kelima tarian adat Padang di atas hanyalah beberapa saja, masih banyak tarian lainnya yang tak kalah menarik disertai segala keunikannya. Maka dari itu, penting bagi Anda sebagai generasi penerus untuk selalu menjaga atau bahkan melestarikan kebudayaan yang telah ada.

Leave a Reply